C
O
N
Cl
Mikotoksin #2 C₂₀H₁₈ClNO₆ Karsinogenik

Okratoksin A

Musuh tak terlihat dalam biji kopi

Racun alami dari cendawan pada biji kopi lembap. Tak berbau, tak berwarna, namun dapat merusak ginjal dan memicu tumor.

Peringkat Bahaya
Berat Molekul (g/mol)
Negara Regulasi OTA
Kadar Air Aman (%)

Racun tersembunyi dalam secangkir kopi

Okratoksin adalah racun alami (mikotoksin) yang dihasilkan cendawan pada kopi. Ochratoxin A (OTA) dianggap sebagai kelompok mikotoksin utama kedua setelah aflatoksin — menjadikannya salah satu ancaman keamanan pangan paling serius pada rantai pasok kopi global.

Kontaminasi OTA umumnya terjadi pada tahap pascapanen: saat biji kopi lembap dijemur, disimpan, atau diangkut tanpa sirkulasi udara yang memadai.

Biji kopi

Tiga cendawan penghasil OTA pada kopi

Setiap spesies memiliki karakteristik unik, habitat, dan tingkat toksisitas berbeda

Aspergillus ochraceus
🔬
Toksisitas: Sangat Tinggi
INANG UTAMA

Aspergillus ochraceus

Cendawan klasik penghasil OTA, umum ditemukan pada biji kopi yang disimpan dalam kondisi lembap dan hangat. Spesies ini dianggap sebagai produsen OTA paling signifikan dalam rantai pasok kopi global.

🌡️
Suhu optimal 25-30°C
💧
Kelembapan 80-95% RH
📍
Habitat Gudang, karung penyimpanan
Aspergillus niger
🔬
Toksisitas: Sedang-Tinggi
GALUR TERTENTU

Aspergillus niger

Beberapa galur A. niger bersifat toksigenik dan memproduksi OTA, terutama pada kondisi tropis. Tidak semua strain menghasilkan racun, namun identifikasi spesifik tetap diperlukan untuk kontrol mutu.

🌡️
Suhu optimal 28-35°C
🖤
Warna koloni Hitam pekat
🌴
Zona geografis Daerah tropis/subtropis
Aspergillus carbonarius
🔬
Toksisitas: Sangat Tinggi
INANG UTAMA

Aspergillus carbonarius

Penghasil utama OTA pada kopi dan anggur di daerah tropis, sering ditemukan pada biji kopi pascapanen. Prevalensi tinggi pada iklim hangat dan lembap menjadikannya ancaman serius bagi eksportir kopi.

Komoditas utama Kopi & anggur
💧
Water activity aw > 0.85
🌍
Distribusi global Asia, Afrika, Amerika Latin

karakteristik ochratoxin a

Formula C₂₀H₁₈ClNO₆
Berat Molekul 403.81 g/mol
CAS Number 303-47-9
🖱️ Drag to rotate • Scroll to zoom
💎

Kristal putih

Tampak sebagai serbuk kristalin tak berwarna dalam bentuk murninya.

Berfluoresensi UV

Memancarkan cahaya hijau kebiruan di bawah sinar ultraviolet — dasar deteksi laboratorium.

🔥

Tahan panas

Tidak sepenuhnya rusak oleh proses penyangraian suhu tinggi.

Larut lemak & toksik

Bersifat lipofilik sehingga mudah terserap tubuh dan terakumulasi pada jaringan.

Rumus Kimia
C20H18ClNO6
Berat Molekul: 403.81 g/mol
IUPAC: (2S)-2-{[(3R)-5-kloro-8-hidroksi-3-metil-1-okso-3,4-dihidroisokromen-7-karbonil]amino}-3-fenilpropanoat

Enam dampak klinis paparan OTA

Kidney Disease
GINJAL Sangat Tinggi

Gagal Ginjal & Tumor

Paparan kronis dikaitkan dengan kerusakan ginjal progresif dan pertumbuhan tumor.

Nephron Anatomy
GINJAL Sangat Tinggi

Nefrotoksik

Racun menyasar secara spesifik jaringan tubulus ginjal, mengganggu fungsi filtrasi.

DNA Damage
SELULER Tinggi

Genotoksik

Merusak materi genetik pada sel HepG2 (sel hati) dalam model uji laboratorium.

Cancer Cell
KRONIS Sangat Tinggi

Karsinogenik

Tergolong senyawa berpotensi memicu kanker pada paparan jangka panjang (IARC Grup 2B).

Blood Cells
DARAH Tinggi

Kematian Eritrosit

Menyebabkan apoptosis pada sel darah merah, berpotensi menimbulkan anemia hemolitik.

Neuron Damage
OTAK Ekstrem

Nekrosis 50% Neuro-2a

Mematikan 50% sel saraf Neuro-2a — pemicu potensial kanker otak dan gangguan neurologis.

Enam langkah kendalikan OTA

Protokol pencegahan terpadu untuk memastikan kopi bebas kontaminasi okratoksin

Sortasi Awal
🔍
01

Sortasi Awal

Memisahkan buah busuk, ranting, dan kotoran tanah sebelum proses pengeringan dimulai.

🍒 Buah Busuk 🌿 Ranting 🪨 Kotoran
Penjemuran di Atas Rak
☀️
02

Penjemuran di Atas Rak

Menggunakan rak-rak agar biji tidak kontak langsung dengan tanah, sekaligus menjaga sirkulasi udara.

🌬️ Sirkulasi 🚫 No Kontak Tanah
Pengeringan hingga 12.5%
💧
03 CRITICAL

Pengeringan hingga ≤ 12,5%

Proses pengeringan dilakukan sampai kadar air mencapai ambang aman 12,5% atau lebih rendah.

12.5%
0% Target: ≤12.5% 100%
⚠️ Zona Kritis 📊 Monitor Ketat
Pisahkan Berdasar Kadar Air
⚖️
04

Pisahkan Berdasar Kadar Air

Biji dengan kadar air ≥ 12,5% tidak disimpan bersama biji yang telah memenuhi standar.

✅ Standar ❌ Non-Standar
Pisahkan Ruang Produk
🏢
05

Pisahkan Ruang Produk

Produk mentah dan produk akhir disimpan di ruangan berbeda untuk mencegah kontaminasi silang.

🟤 Mentah 🟫 Akhir 🚫 No Cross-Contamination
Kontrol Gudang
📊
06

Kontrol Gudang

Kelembapan udara dan suhu ruang penyimpanan dipantau secara berkala untuk mencegah pertumbuhan cendawan.

🌡️
Suhu 20-25°C
💧
Kelembapan <60%
📈 Monitor Real-time 🔄 Kontrol Berkala

Standar tiap negara berbeda-beda

Setiap negara tujuan ekspor menetapkan batas maksimum OTA (µg/kg) yang berbeda untuk kopi sangrai maupun kopi instan.

No. Negara Jenis Komoditas Batas Maks. OTA-A (µg/kg)
1🇲🇦 MarokoKopi sangrai & kopi bubuk (excl. instan)5.0
Kopi instan (soluble)10.0
2🇨🇳 ChinaKopi bubuk (roasted)5.0
Kopi instan10.0
3🇪🇬 MesirKopi bubuk (roasted)3.0
Kopi instan5.0
4🇳🇱 BelandaKopi sangrai & bubuk (excl. instan)3.0
Kopi instan (soluble)5.0
5🇬🇪 GeorgiaKopi sangrai & bubuk (excl. instan)3.0
Kopi instan (soluble)5.0
6🇹🇳 TunisiaKopi sangrai & bubuk (excl. instan)5.0
Kopi instan (soluble)10.0

Tim penyusun

Adelia Putri Khaila

Adelia Putri Khaila

E1K023011
Apri Fajar Susmiati

Apri Fajar Susmiati

E1K023009
Anggi Dwi Cahyati

Anggi Dwi Cahyati

E1K023023
Jea Afdila Durlle

Jea Afdila Durlle

E1K023036
Lidia

Lidia

E1K023001
Virna Endang Sartika

Virna Endang Sartika

E1K023007
Yolaini Pratama

Yolaini Pratama

E1K023013

Uji Pengetahuan

1 / 7